Mendapat Barang Yang sudah lama Diangan-angankan

Bab Jang KedoeaPeri meriwajatkan Passepartout merasa telah mendapat barang apa jang soedah lama diangan-angannja. 

Setelah kehéranan Passepartout melihat toeannja jang baroe itoe hilang sedikit, maka berkatalah ia pada dirinja: „Soenggoehlah ‘adjaib, patoeng-patoeng jang koelihat ditempat njonja Tussaud itoe, hidoepnja hampir-hampir bersamaan roepanja dengan toeankoe jang baroe ini.

Barangkali pembatja telah ma’loem, bahwa njonja Tussaud itoe dikota London adalah mempoenjaï roemah pertontonan (Museum) jang berisi patoeng-patoeng dari pada lilin, dan banjak orang Inggeris dan orang asing memperloekan datang untuk museum itoe. Adapoen perbédaan patoeng-patoeng itoe dengan manoesia hanjalah patoeng-patoeng itoe ta’ dapat berkata-kata.

Maka ketika Passepartout bertentangan dengan Phileas Fogg dalam waktoe jang singkat itoe, soenggoehlah hanja sebentar sadja ia dapat melihat toeannja jang baroe itoe, tetapi dalam waktoe jang sedikit itoe ia telah mempergoenakan matanja seterang-terangnja akan melihat toeannja itoe. Maka dapatlah diketahoei oléh Passepartout, bahwa Phileas Fogg itoe ialah seorang jang kira-kira telah beroemoer empat poeloeh tahoen, bermoeka djernih berbadan tinggi, gemoek sedikit, mendjadikan pantas roepanja, beramboet dan bertjambang mérah-mérah emas, berdahi rata, air moekanja poetjat sedikit dan giginja bagoes. Adapoen orang jang ahli firasah, apabila ia melihat air moeka Phileas Fogg, moedahlah mengetahoei bahwa orang jang mempoenjaï air moeka sematjam itoe, soenggoehlah seorang jang tetap hatinja dan lebih soeka bekerdja dari pada bertjakap banjak. Pendiam, sabar, penglihatan matanja terang, alisnja tidak bergerak, semoeanja itoe mendjadikan Phileas Fogg itoe seolah-olah tjontoh kepada bangsa Inggeris jang sedjati, jang berhati tetap pada waktoe apa djoega. Apabila Phileas Fogg kita lihat melakoekan barang sesoeatoe pekerdjaan, maka nampaklah pada kita, bahwa sekalian bahagian toeboehnja sempoerna keadaannja, sebagai kesempoernaan bahagian-bahagian djam dari paberik Leroy of Earnskow jang termasjhoer. Adapoen sesoenggoehnja Phileas Fogg itoe seorang jang saksama dalam tingkah lakoenja, seperti telah kelihatan djoega pada pergerakan kaki tangannja, sebab telah njata sekali pada manoesia atau binatangpoen, bahwa pergerakan sendi anggotanja itoe adalah mendjadi kenjataan keadaan hatinja dan tabi’atnja.

Phileas Fogg soenggoehlah seorang jang hidoepnja serba tetap, ta’ soeka bergesa-gesa melakoekan barang sesoeatoe dan senantiasa siap akan melakoekan sesoeatoe langkah kakinja ataoepoen pergerakan badannja, seolah-olah telah dioekoer dan dihitoeng sebeloem dilakoekannja. Ia selamanja mengambil djalan jang memintas, djadi ta’ melangkahkan kakinja lebih dari pada seperloenja. Péndéknja Phileas Fogg ta’ pernah memboeat pergerakan badan jang ta’ berpaédah kalau ta’ ada perloenja, ia ta’ akan melihat melihat keatas atau kekanan dan kekiri. Tiada seorangpoen pernah melihat ia bersedih hati atau mendjadi bingoeng. Dimana djoega ia selaloe datang pada waktoe jang seharoesnja, ta’ koerang, ta’ lebih dan tidak pernah berdjalan tergesa-gesa. Dari sebab jang demikian itoe, maka Phileas Foggpoen selaloe hidoep dengan seorang dirinja, dan boléhlah dikatakan hidoep diloear doenia orang banjak. Phileas Fogg tahoe, bahwa hidoep bergaoelan dengan orang banjak itoe menjebabkan jang seorang beramah-ramahan dengan jang lain, tetapi itoelah jang memboeang waktoe; oléh sebab itoe Phileas Fogg ta’ soeka mengenal orang.

Adapoen Jean Passepartout, ialah orang Parijs sedjati, jang soedah lima tahoen lamanja meninggalkan kota tempat lahirnja itoe dan tinggal ditanah Inggeris; didalam negeri Inggeris itoe ia sebentar mendjadi boedjang seorang toean, dan para waktoe pertemoeannja dengan Phileas fogg ia masih mentjahari pekerdjaan; maksoednja hendak mendjadi boedjang pada seorang jang bersetoedjoe dengan hatinja, dan apabila didapatnja maka Passepartoutpoen mengharap akan menoendjoekkan setianja selama-lamanjal akan tetapi segala oesahanja hingga waktoe itoe sia-sia belaka adanja.

Adapoen Passepartout itoe seorang jang baik hati dan djernih air moekanja, bibirnja mengandjoer sedikit kedepan, seolah-olah selamanja siap akan mengetjap rasa makanan dan selaloe hendak tersenjoem sadja, ialah seorang jang berboedi baik dan soeka menolong pekerdjaan orang lain; roepa moekanja amat menjenangkan hati handai tolannja. Matanja biroe, warna koelitnja menoendjoekkan keséhatannja, pipinja boelat sehingga dapat dilihatnja sendiri, dadanja lébar, badannja koeat, kekoeatannja sampai menghérankan hati si penglihat, dan kekoeatannja itoe diperoléhnja dari pada mengoeatkan badan ketika ia masih kanak-kanak. Ramboetnja jang hitam itoe senantiasa agak koerang terpelihara. Perkara memelihara ramboet ta’ berapa disoekaï Passepartout, dan apabila ia menghiasi ramboetnja tiga kali sisir didjalankannja, tjoekoeplah akan kebagoesan dirinja.

Perbédaan toean dan boedjang itoe jang lekas boléh diketahoei orang, jaïtoe: Passepartout ialah seorang jang soeka berkata-kata dan soeka mentjeriterakan barang apa jang terasa oléhnja dalam hatinja akan toeannja; Phileas Fogg tiadalah demikian. Tetapi orang jang radjin bekerdja seperti Passepartout, teliti dan tetap hati seperti jang dikehendaki oléh toeannja, beloem pernah orang melihat.

Sebab Passepartout telah lama berkeliling antéro tempat, maka sekarang ia terlaloe ingin akan hidoep senang dan tetap. Maka dari sebab ia mendengar tjeritera orang tentang kebaikan atoeran kehidoepan bangsa Inggeris dan peri kesabaran lakoe bangsa itoe, maka datanglah Passepartout ketanah Inggeris, akan mentjoba kalau-kalau ia beroentoeng ditanah itoe. Tetapi hingga waktoe itoe segala oesahanja sia-sia belaka. Tiada seorang toean jang disoekaïnja oentoek selama-lamanja. Kira-kira telah sepoeloeh kali Passepartout berganti toean. Kebanjakan bekas toeannja itoe orang jang ta’ tetap hatinja, soeka sekali berdjalan djaoeh-djaoeh ketempat-tempat jang berbahaja.

Hal itoelah jang ta’ disoekaï Passepartout sekali. Toeannja jang kemoedian sekali jaïtoe Lord Longsferry jang moeda, lid parlemén Inggeris, soeka sekali maboek, kerap kali lepas tengah malam baroe poelang dari tempat orang makan tiram di Haymarket; poelangnja itoe didoekoeng oléh beberapa orang polisi. Oléh sebab Passepartout harap soepaja toeannja tinggal baik pada pemandangan orang, maka pada soeatoe waktoe ia dengan ta’ meloepakan kehormatannja memberi nasihat sedikit kepada toeannja jang pemaboek itoe, tetapi perboeatannja itoe menimboelkan koerang senang hati toean itoe; oléh sebab itoe Passepartout laloe minta lepas. Kemoedian dari pada itoe ia mendengar kabar, bahwa toean Philes Fogg mentjahari boedjang. Passepartout laloe mentjahari keterangan lebih djaoeh tentang hal itoe. Seorang seperti Phileas Fogg jang hidoepnja beratoeran tetap dan senantiasa tidoer diroemah sendiri, ta’ pernah pergi berlajar, ta’ pernah pergi meski seharipoen, seorang toean jang demikian itoe tentoelah bersetoedjoe dengan hati Passepartout. Maka sebab pikiran jang demikian itoe, Passepartoutpoen laloe segera minta mendjadi boedjang pada Phileas Fogg, dan oléh toean itoe diterima baik dengan perdjandjian seperti jang telah kita dengar tadi.

Seperti telah kita ketahoei, maka ketika poekoel setengah doea belas berboenji, Passepartout, tinggallah seorang dirinja sadja diroemah toeannja di Saville-Row. Ia laloe moelaï melihat segala keadaan didalam roemah itoe, berdjalan kesana kemari dalam roemah itoe dari atas loténg hingga kedalam loebang persimpanan dibawah roemah (kelder). Diantéro tempat kedapatan baik, serba beratoeran, keadaannja sederhana dan perkakasnja tjoekoep seperloenja. Itoelah jang bersetoedjoe benar dengan maksoed Passepartout. Maka pendapatan Passepartout tentang roemah itoe bagoes, lampoe-lampoenja dan tempat berdiangnja ada tjoekoep, semoeanja gas. Dengan moedah ia mendapat bilik oentoek dirinja sendiri diloténg jang kedoea. Keadaan dalam bilik itoe djoega bersetoedjoe sekali dengan hati Passepartout. Genta-genta listrik dan perkakas bitjara listrik menghoeboengkan biliknja dengan bilik toeannja. Diatas tjorong djalan asap adalah terdapat soeatoe djam jang dihoeboengkan dengan tali listrik dengan seboeah djam dibilik Phileas Fogg, dan kedoea djam itoe sama betoel djalannja.

Setelah Passepartout selesai melihat keadaan dalam roemah itoe semoeanja, maka berkatalah ia dalam hatinja: ,,Inilah atoeran roemah jang setoedjoe dengan hatikoe, amat setoedjoe sekali.”

Di dalam bilik makan ia melihat djoega sehelai kertas berisi peringatan tergantoeng diatas lontjéng. Maka maksoed toelisan itoe ja’ni keterangan hal perkerdjaan jang haroes dilakoekan boedjang diroemah itoe sehari-hari. Disitoe diterangkan pandjang lébar atoeran pekerdjaan boedjang itoe dari moelaï poekoel delapan pagi, jaïtoe waktoe Phileas Fogg bangoen dari tidoer, hingga poekoel setengah doea belas. Sa’atnja Phileas Fogg pergi keroemah Reform-club, peratoerannja seperti berikoet: air téh dan roti bakar poekoel delapan lebih doea poeloeh tiga menit, air akan bertjoekoer poekoel sembilan tiga poeloeh toedjoeh menit, menjikat ramboet poekoel sembilan lima poeloeh menit, demikian selandjoetnja. Dari poekoel setengah doea beelas siang hingga poekoel doea belas malam, dan moelaï dari waktoe itoe sampai Phileas Fogg pergi tidoer, semoeanja diatoer baik-baik. Passepartout amat soekatjita membatja peratoeran itoe, dan ia moelaï ingat-ingat barang apa jang haroes dilakoekannja menoeroet atoeran itoe.

Adapoen pakaian toeannja, didapati oléh djongos baroe itoe teratoer dengan baiknja. Tiap-tiap tjelana, djas, rompi bernomor belaka dan tertoelis dalam soeatoe boekoe jang menerangkan hari pakaian-pakaian itoe diberikan kepada menatoe dan diterima dari padanja; lagi diterangkan djoega bilamana pakaian-pakaian itoe haroes dipakai djoega.

Sepatoe-sepatoe Phileas Fogg itoepoen demikian poela atoerannja.

Dengan péndék boleh dikatakan roemah di Saville-Row, jang dahoeloe didiami oléh Sheridan jang masjhoer, tetapi ta’ beratoeran hidoepnja itoe, sekarang didoedoeki oléh seorang jang serba tetap peratoeran hidoepnja dan berisi perkakas-perkakas roemah jang indah-indah, soeatoe tanda bahwa jang mendiami sekarang itoe seorang jang ta’ kekoerangan dalam hidoepnja. Di dalam roemah itoe tiadalah terdapat soeatoe bibliotheek[1], seboeahpoen ta’ ada terdapat didalamnja; tetapi sesoenggoehnja oentoek toean Phileas Fogg semoeanja itoe mémang ta’ perloe, karena di Reform-club soedah ada sedia doea roepa perkoempoelan kitab-kitab itoe, jaïtoe jang pertama boekoe-boekoe akan menjoekakan hati si pembatja, jang kedoea adalah djoega terdapat seboeah peti besi jang ta’ dapat dimakan api dan ta’ dapat dibongkar pentjoeri.

Sendjata ta’ ada dalam roemah itoe, itoelah menandakan bahwa orang isi roemah itoe ta’ soeka kepada perkelahian atau permoesoehan.

Setelah Passepartout melihat sekalian keadaan hingga kepada jang ketjil-ketjil dalam roemah toeannja itoe, maka amat soekalah rasa hatinja, moekanja jang lébar itoe kelihatan senang, laloe ia berkata lagi pada dirinja sendiri, katanja: ,,Ini semoeanja bersetoedjoelah dengan hatikoe, inilah jang koeharapkan. Toean Fogg dengan dirikoe soedah sepadan seorang dengan jang lain. Toean itoelah seorang jang memakai atoeran dan ta’ soeka pergi dari roemah. Inilah orang jang hidoepnja seperti mesin. Tetapi akoe ta’ segan mendjadi boedak soeatoe mesin jang sematjam itoe.”

←Bab I
Bab III→

2 pemikiran pada “Mendapat Barang Yang sudah lama Diangan-angankan

  1. Ping balik: Mengelilingi Dunia Dalam 80 Hari | ArifuddinAli's Blog

  2. Ping balik: Mengelilingi Dunia Dalam 80 Hari | Aneka Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s