Passepartout mengetahoei, bahwa disebelah doenia jang bertentangan tanah Inggeris orang perloe djoega mempoenjaï wang.

Mengelilingi Doenia Dalam 80 Hari

Bab Jang Kedoea Poeloeh Doea

Peri meriwajatkan Passepartout mengetahoei, bahwa disebelah doenia jang bertentangan tanah Inggeris orang perloe djoega mempoenjaï wang. 

Pada tanggal 7 November malam hari djam poekoel setengah toedjoeh kapal „Carnatic” berangkatlah meninggalkan pelaboehan Hongkong, berlajar sekentjang-kentjangnja menoedjoe tanah Dje­poen. Kapal itoe amat sarat moeatannja dengan barang-barang dan penoempang-penoempang. Akan tetapi doea boeah bilik sebelah boeritan kapal itoe tinggal kosong sadja. Bilik itoe disediakan bagi Phileas Fogg dan Aouda.

Pada keésokan harinja dilihat oléh penoempang-penoempang kapal „Carnatic” seorang laki-laki keloear dari seboeah bilik kelas doea, matanja hanja terboeka sebelah sadja, djalannja seolah-olah hendak rebah dan ramboetnja koesoet tiada berke­tahoean; kemoedian ia doedoek dekat terali kapal penoempang jang menghérankan orang banjak itoe, ialah Passepartout. Adapoen sebabnja ia ada dalam kapal itoe, diterangkan dibawah ini.

Setelah Fix pergi dari roemah tempat mengisap madat itoe, maka doea orang boedak diroemah itoe mengangkat Passepartout jang maboek itoe dan diletakkannja diatas balai-balai tempat tidoer pemaboek-pemaboek tjandoe. Akan tetapi tiga djam ke­moedian dari pada itoe, Passepartout sadarlah, karena dalam maboek itoe seolah-olah ia ingat akan toeannja, kemoedian ber­oesahalah ia akan menghilangkan maboeknja. Sebentar lamanja timboellah ingatannja, bahwa ia tiada melakoekan kewadjibannja; maka ingatan itoelah jang menjadarkan dia dari pada tidoer njenjak itoe.

Passepartout berbangkitlah dari balai-balai, laloe meninggalkan roemah tjelaka itoe dengan ta’ tetap djalannja, sebentar djatoeh terdjeroemoes, laloe bangkit poela; tetapi senantiasa sebagai ada jang menjorongnja, sedang ia seperti dalam mimpi, tiada berhentinja berseroe-seroe, katanja: „Carnatic!”

Maka kapal „Carnatic” telah siaplah akan berangkat. Passepartout ta’ djaoeh berdjalan akan sampai kekapal itoe. Ia berdjalanlah setjepat-tjepatnja melaloei djambatan jang menghoeboengkan kapal dengan daratan, tetapi ia djatoeh dan tertidoer poela pada sebelah haloean kapal, jaïtoe waktoe kapal itoe hendak berangkat.

Beberapa orang anak kapal „Carnatic” jang telah biasa melihat keadaan jang demikian, menolong Passepartout, mengangkat dan membawanja kebilik kélas doea; maka pada keésokan harinja Passepartout sadarlah dari pada maboeknja itoe, ja’ni setelah kapal berlajar seratoes lima poeloeh mijl djaoehnja dari pantai tanah Tjina. ‘

Demikianlah riwajatnja Passepartout toeroet berlajar dengan kapal „Carnatic” itoe. Maka hawa laoet jang sedjoek itoe boléh menjadarkan Passepartout dari pada maboeknja. Dengan soesah ia memikirkan bagaimana ia maka ada dalam kapal itoe. Kemoedian ingatlah Passepartout segala hal jang telah terdjadi waktoe malam jang baroe laloe itoe, demikian’ djoega segala tjeritera Fix didalam roemah tempat mengisap itoe.

Maka berkatalah Passepartout dalam hatinja: „Koekira saja ini diboeat maboek oléh orang. Apakah kata toean Fogg sekarang? Tetapi meski demikian, sajapoen dapat djoega menoempang dalam kapal ini ; itoe soedah beroentoeng djoega!”

Kemoedian ingatlah ia kepada Fix, katanja dalam hatinja: „Akoe harap moedah-moedahan sahabat jang chianat itoe le­njaplah sekarang dari pemandangankoe. Karena ia maloe sebab akoe ta’ maoe mengikoet bitjaranja, barangkali ia tiada toeroet berlajar dalam kapal „Carnatic” ini. Ha, ha, Fix seorang in­specteur polisi jang menjelidiki perdjalanan toean Fogg, karena terda`wa mentjoeri wang dari bank! Mana boléh djadi! seorang­poen ta’ kan pertjaja, bahwa Fogg itoe seorang pentjoeri.”

Akan tetapi sesoenggoehnja Passepartout ta’ tetap hatinja, akan ditjeritakannjalah kepada toeannja barang apa jang dike­tahoeinja tentang Fix itoe atau tiada?

Baikkah, apabila toeannja tahoe akan maksoed Fix mengikoet berlajar itoe ? Ia merasa lebih baik disemboenjikan dahoeloe ra­hasia itoe, sebeloem meréka sampai ke London; maka disanalah akan ditjeriterakannja kepada toeannja, bahasa seorang agén polisi mengikoet mengelilingi doenia; nanti akan ditertawakannja Fix itoe bersama-sama dengan Fogg. Itoelah jang lebih baik dari pada mentjeriterakan hal itoe sekarang kepada toeannja. Akan tetapi bagaimana djoega sebaik-baiknja hal itoe, kemoedian hari boléhlah dipikirkannja dan dipertimbang-timbangkan lagi; sekarang jang amat perloe, ia pergi mendapatkan toeannja dan mohon ampoen atas kelakoeannja jang ta’ senonoh itoe.

Passepartoutpoen berbangkitlah. Pada waktoe itoe kapalpoen dilanggar gelombang besar-besar, dan amat berléngganglah kapal itoe. Boedak jang setia itoe beroesahalah seboléh-boléhnja, maka dengan perdjalanan jang ta’ tetap itoe ia sampai djoegalah pada boeritan kapal. Tetapi seorangpoen tiada dilihatnja, baik toeannja, baik Aoudapoen.*

Iklan

Satu pemikiran pada “Passepartout mengetahoei, bahwa disebelah doenia jang bertentangan tanah Inggeris orang perloe djoega mempoenjaï wang.

  1. Ping balik: Mengelilingi Dunia Dalam 80 Hari | Aneka Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s