7 Presiden Indonesia Berkumpul, Ngobrol, Curhat Akrab Seperti Ini, Apa Komentarmu?

presiden-ri

Rekayasa kreativitas gambar 7 Presiden RI berkumpul, ngobrol dan curhat bareng. 3 sudah almarhum, yakni mendiang Presiden Soekarno, Soeharto dan Gus Dur.

Ketika 7 Presiden Republik Indonesia, mulai dari Soekarno sampai Joko Widodo berkumpul dan ngobrol akrab seperti ini, apa komentar Anda?

Inilah satu dari sekian kreativitas gambar netizen yang muncul di media sosial pada detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-71, Rabu (17/8/2016).

Dari 7 presiden, empat masih hidup dan 3 sudah almarhum.

Yang sudah almarhum adalah mendiang Presiden Soekarno, Soeharto dan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Sementara yang masih sehat sampai sekarang adalah mantan Presiden Habibibie, Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri.

Sementara Presiden Joko Widodo yang masih menjabat tampak memimpin pembicaraan di antara 7 kepala negara RI.

Tentu ini cuma gambar kreativitas netizen.

Bukan foto sungguhan.

Sekedar untuk mengenang dan menghargai jerih payah para kepala negara dalam mengurusi ratusan juta rakyat negeri ini dari zaman ke zaman.

Doa Sindir Jokowi

Boleh nggak sih berdoa itu pakai nyindir-nyindir bernada nyinyir?

Ya lazimnya berdoa itu yang tulus, tanpa beban apa pun.

Tapi beginilah kalau yang berdoa itu para politikus.

Sampai politik pun dibawa dalam urusan berdoa.

Karena itu, doa yang dinilai bernada menyindir Presiden Joko Widodo oleh anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, HR Muhammad Syafi’i di hadapan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, jajaran menteri Kabinet Kerja dan para anggota DPR, itu kini viral di media sosial, khususnya youtube.

Tentu, ada yang merasa bersimpati pada Presiden Jokowi, meski tak sedikit juga yang membela politisi Gerindra yang berdoa tersebut.

Ini contoh komentar di Youtube yang membela Jokowi.

“Adab doa yg baik bukan seperti itu.. kalo niatnya complain/nyindir/kontra dgn pemerintahan sekrang.. mending di even lain.. kan ada tempatnya masing2 buat ngeluhin kinerja pemrintah.. bukan pro siapa2.. tapi ya aneh aja kalo doa itu isinya bgitu,” komentar Remigius Yudha.

Sementara ini komentar yang mendukung doa politisi Gerindra:

“Orang berdoa ya di-bully,…….hanya gara2 nyentil fakta…..Jokower jokower…….klo mo negaramu baik, harusnya trima kasih ada yg mau tunjukin dmn yg harus diperbaiki..,” tulis Fahmi Mubaroq di Youtube.

“Doa adalah sarana komunikasi pada Sang Pencipta. Ketika kita berdoa maka kita harus jujur bukan berkonflik. Itu smua balik ke si pembaca doa dia jujur atau ada niat menyindir, dan kita hanya jd pendengar,” sahut Andartua Sihombing, cenderung membela Jokowi.

Seorang bernama Suganjar Asrori komentarnya unik.

“Ya Allah jadikan Prabowo presiden ya Allah.. hahaha.. kenapa gak to the point aja doanya?” katanya.

“Doa yg amat dahsyat & fenomenal, mewakili kami rakyat yg tergusur, tertindas & termajinalisasi oleh kepentingan para taipan rakus… Benar ya Allah, segera gantikanlah pemimpin bangsa ini dengan yg lebih cakap, arif, santun & sayang kpd seluruh rakyatnya, aamiin..,” tulis Kemas Sy, membela Gerindra.

Nah, tentu semua pada penasaran.

Memang doanya seperti apa sih, kok dibilang doa nyindir, sampai trending di Youtube?

Berikut ini kutipan doa nyindir anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, HR Muhammad Syafi’i plus video di youtube:

Seperti mata pisau yang hanya tajam ke bawah, tapi tumbuh ke atas sehingga mengusik rasa keadilan bangsa ini.

Wahai Allah, memang semua penjara overcapacity tapi kami tidak melihat ada upaya untuk mengurangi kejahatan karena kejahatan seperti diorganisir ya Allah.

Kami tahu pesan dari sahabat Nabi Nuh bahwa kejahatan-kejahatan ini bisa hebat bukan karena penjahat yang hebat tapi karena orang-orang baik belum bersatu atau belum mempunyai kesempatan di negeri ini untuk membuat kebijakan-kebijakan yang baik yang bisa menekan kejahatan-kejahatan itu.

Biarlah kehidupan ekonomi kami, Bung Karno sangat khawatir bangsa kami akan menjadi kuli di negeri kami sendiri.

Tapi hari ini, sepertinya kami kehilangan kekuatan untuk menyetop itu bisa terjadi.

Lihatlah Allah. Bumi kami yang kaya dikelola oleh bangsa lain dan kulinya adalah bangsa kami. ya rabbal alamin.

Kehidupan sosial budaya, seperti kami kehilangan jati diri bangsa ini, yang ramah, yang santun, yang saling percaya.

Kami juga belum tahu bagaimana kekuatan pertahanan dan keamanan bangsa ini kalau suatu ketika bangsa lain menyerang bangsa kami.

Ya rahman ya rahim tapi kami masih percaya kepadaMu, bahwa kami masih menadahkan tangan kepadamu artinya engkau adalah Tuhan kami, Engkau adalah Allah YME.

Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, dan kekuasaan yang bukan untuk memajukan dan melindungi rakyat ini, tapi seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat.

Di mana-mana rakyat digusur tanpa tahu ke mana mereka harus pergi.

Di mana-mana rakyat kehilangan pekerjaan Allah di negara ini rakyat ini outsourcing, tidak ada jaminan kehidupan mereka.

Aparat seakan begitu antusias untuk menakuti rakyat.

Hari ini di Kota Medan di Sumut, 5000 kepala keluarga sengsara dengan perlakuan aparat negara.

Allah lindungilah rakyat ini, mereka banyak tidak tahu apa-apa.

Mereka percayakan kendali negara dan pemerintahan. Allah kalau ada mereka yang ingin bertaubat, terimalah taubat mereka ya Allah. tapi kalau mereka tidak bertaubat dengan kesalahan yang dia perbuat, gantikan dia dengan pemimpin yang lebih baik di negara ini Ya Allah..

Sumber: style.tribunnews.com 17 Agustus 2016

Berikut VIDEONYA:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s