ISIS Bantai 262 Warga Kota Kuno Palmyra


Kelompok teroris ISIS terus menebar terornya. Pasca-merebut kota tua Palmyra mereka melalukan pembantaian besar-besar di sana. Menurut Kelompok Pemantau HAM Suriah sebanyak 262 warga kota itu dieksekusi ISIS. Aksi kejam tersebut dilakukan dalam waktu dua pekan. “Setidaknya 13 orang korban (ISIS) adalah anak-anak,” sebut pernyataan resmi kelompok pemantau HAM Suriah, seperti dikutip dari CNN, Senin (25/5/2015).…

Barat Memecah-belah Dunia Islam (Berkaca pada Kasus Irak)


Dunia Islam makin terkoyak. Barat makin bernafsu untuk memecah-belah Dunia Islam. Kasus Irak adalah contohnya. Jauh sebelum Irak diserbu dan diduduki AS, AS telah merencanakan memecah-belah Irak menjadi tiga wilayah: wilayah yang dikuasai Sunni, Syiah dan Kurdi. Kini, upaya pecah-belah Irak oleh AS yang didukung Barat makin kentara. Strategi pecah-belah sebetulnya bukanlah perkara baru yang…

Amerika dan Koalisi 50 Negara Tak Akan Pernah Menang Melawan ISIS


Para perancang kebijakan strategi militer, kontra terorisme, dan intelijen Barat skeptis dapat mengalahkan ISIS. Justru ISIS terus menyebar dan menjadi ancaman. Para perancang kebijakan itu, masih merasa belum cukup dengan mengerahkan kekuatan militer, dan didukung senjata canggih. Kenyataannya koalisi 50 negara Barat dan Arab yang sudah melakukan serangan udara terhadap posisi ISIS di Irak dan…

ISIS: Serangan Udara AS Tak Berguna


Bagdad – Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan sekutu Baratnya terhadap militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang kini menyebut diri sebagai Negara Islam atau Daulah Islamiyah (DI), dipandang sebelah mata oleh kelompok pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi itu. “Apa hanya ini yang bisa Anda lakukan?” kata juru bicara ISIS, Abu Muhammad al-Adnani, dalam…

ISIS Rilis Video Pemenggalan Wartawan AS


Damaskus – Ancaman kelompok garis keras yang menyebut diri mereka Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang kemudian mendeklarasikan diri sebagai Daulah Islamiyah tampaknya tak main-main dengan Amerika Serikat (AS). Sebuah video yang menunjukkan pemenggalan kepala seorang wartawan AS dirilis oleh kelompok tersebut. ISIS mengklaim korban bernama James Foley, seorang wartawan freelance yang ditangkap di…

Pesan Terakhir Jurnalis AS James Foley Sebelum Dipenggal ISIS


Baghdad – Jurnalis Amerika Serikat yang dipenggal kepalanya oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), James Foley mungkin sudah berfirasat maut akan menjemputnya dalam waktu dekat. Atau pesimistis tak ada kemungkinan baginya dibebaskan. Untuk itu, ia menyempatkan diri untuk membuat pesan terakhir bagi keluarganya. Pesan terakhir jurnalis AS itu pun diposting di halaman Facebook…

Hamas Berbeda dengan ISIS


Perang Israel-Gaza masih menyimpan bara api yang bisa membakar, kapan saja. Setelah secara membabi buta tentara Israel membantai lebih dari 1900an orang warga Gaza sebagai korban, dan upaya gencatan senjata yang terus dilakukan, muncul isu tidak sedap yang mengeliminir peran heroik pejuang Gaza, khususnya Hamas, yang selama satu bulan lebih melakukan pertahanan dan pembalasan serangan…