Sajak Seorang Tua Di Bawah Pohon


SAJAK SEORANG TUA DI BAWAH POHON Oleh W.S. Rendra Inilah sajakku, seorang tua yang berdiri di bawah pohon meranggas, dengan kedua tangan kugendong di belakang, dan rokok kretek yang padam di mulutku. Aku memandang zaman. Aku melihat gambaran ekonomi di etalase toko yang penuh merk asing, dan jalan-jalan bobrok antar desa yang tidak memungkinkan pergaulan.…

Sajak Bulan Mei 1998 di Indonesia


SAJAK BULAN MEI 1998 DI INDONESIA Oleh W.S. Rendra Aku tulis sajak ini di bulan gelap raja-raja. Bangkai-bangkai tergeletak lengket di aspal jalan. Amarah merajalela tanpa alamat. Ketakutan muncul dari sampah kehidupan. Pikiran kusut membentuk simpul-simpul sejarah. O, jaman edan ! O, malam kelam pikiran insan ! Koyak-moyak sudah keteduhan tenda kepercayaan. Kitab undang-undang tergeletak…

Puisi: Doa Seorang Serdadu Sebelum Berperang


DOA SEORANG SERDADU SEBELUM BERPERANG Oleh W.S. Rendra Tuhanku, WajahMu membayang di kota terbakar dan firmanMu terguris di atas ribuan kuburan yang dangkal Anak menangis kehilangan bapa Tanah sepi kehilangan lelakinya Bukannya benih yang disebar di bumi subur ini tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia Apabila malam turun nanti sempurnalah sudah warna dosa dan…